Tembalang- Hari
terakhir Pendidikan Karakter, FIB Undip gelar acara bertajuk “Pentas Apresiasi
Seni Mahasiswa Baru FIB Undip 2014”. Acara ini merupakan serangkaian kegiatan
penerimaan mahasiswa baru FIB. Berbeda dengan
hari-hari sebelumnya, acara kali ini dilaksanakan di luar ruang kelas, tepatnya di area Parkir Timur FIB.
Selain acara pentas
seni, digelar pula lomba-lomba permainan tradisional, seperti transfer air,
transfer refleks, gobak sodor, balap karung, dan permainan-permainan lainnya. Tujuannya
menurut Dinar adalah untuk menguatkan rasa solidaritas antara mahasiswa baru
tiap jurusan dan juga merupakan salah satu upaya untuk lebih mengenal
jurusan-jurusan lain di FIB.
Di samping acara
pentas seni dan lomba permainan tradisional, dibuka pula stan yang diisi oleh Lembaga
Kegiatan Mahasiswa FIB yang terdiri dari HMJ, UKM, HMPSD, BEM dan Senat
Mahasiswa. “Tahun ini memang diadakan stan, supaya UKM-HM itu bisa lebih dekat
lagi secara tatap mata, tidak lewat dunia maya”, ujar Dinar Fitra Maghisa selaku
Presiden BEM FIB, Sabtu (6/9/2014) kepada tim Hayamwuruk. Lebih lanjut,
Mahasiswa Ilmu Sejarah 2011 ini menjelaskan diadakannya stan ini baru tahun
pertama dan merupakann inisiatif dari BEM dan LKM untuk memanfaatkan
celah-celah kosong. “Kita ada celah kosong, dari pada kosong dan hanya nyayi-nyanyi
biasa, kita ada stan-stan para UKM-HMJ seperti itu” katanya
Dini mahasiswa baru
Sastra Inggris mengaku bahwa acara pentas seni ini menarik, terlebih dengan
penampilan-penampilan budaya yang dibawakan oleh mahasiswa baru. Namun ia juga
mengeluhkan perihal lokasi yang ada di luar kelas. “Acaranya sih udah
keren. Tapi lokasinya panas banget, jadi kita sebagai penonton kurang
semangat gitu kalau kepanasan.”
Pembantu Dekan III
FIB, Mujid Farihul Amin, menjelaskan bahwa
konsep pentas seni dipilih untuk menampilkan karakter dari FIB sendiri sebagai
Kampus Budaya. “Karena kita kan namanya juga Fakultas Ilmu Buadaya. Jadi
selain kita harus melestarikan kebudayaan yang meliputi bukan hanya budaya
dalam artian kesenian, kita juga ada permainan tradisional. Setelah permainan
tradisional juga ada kesenian yang dari berbagai daerah dan juga ada seni yang
lain”, ujarnya.
Lelaki berkacamata ini
juga menuturkan bahwa acara ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. Namun dia
juga menyayangkan kendala teknis yaitu padamnya listrik dan cuaca yang kurang
mendukung, sehingga sempat mengganggu jalannya acara. Meski demikian acara tetap
berjalan lancar karena antusiasme yang tinggi dari mahasiswa baru.
Acara pentas seni
dimulai dari mulai pukul 10.00-16.00 WIB. Dan di akhir acara nanti juga akan
diadakan Closing Ceremony.